Langsung ke konten utama

Postingan

Distribusi Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Rumah Sakit Umum Daerah Pangkep Perode Januari – Desember 2008 (A-0082)

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Tujuan Pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat 2010 adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya hidup sehat dalam lingkungan dan dengan perilaku sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan Kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat Kesehatan yang optimal di seluruh wilayah Republik Indonesia ( Paradigma Sehat 2001). Kemampuan pelayanan suatu Negara ditentukan dengan perbandingan tinggi rendahnya angka kematian ibu dan angka kematian perinatal. Dikemukakan bahwa angka kematian perinatal lebih mencerminkan kesanggupan satu Negara untuk memberikan pelayanan kesehatan. Indonesia di lingkungan Assosiation Of Earth Asia Nations (ASEAN) merupakan negara dengan angka kematian ibu dan perinatal tertinggi, yang berarti kemampuan untuk memberi...

Gambaran Karakteristik Kehamilan Serotinus Dirumah Sakit Ibu Dan Anak Siti Fatimah Makassar Periode Januari – Desember 2008 (A-0081)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kehamilan umumnya berlangsung 40 minggu atau 280 hari dari hari pertama haid terakhir kehamilan aterm ialah kehamilan antara 38-42 minggu dan ini merupakan periode dimana terjadi persalinan normal. Apabila kehamilan yang melewati 294 hari atau lebih dari 42 minggu lengkap, maka itu dinamakan kehamilan lewat waktu atau post term. Angka kejadian kehamilan lewat waktu kira-kira 10%, bervariasi antara 3,5 - 14%. Kekhawatiran dalam kehamilan lewat waktu dapat menjadi 3 kali dibandingkan kehamilan aterm (Winkjosastro.H.2006;317-3188). Menurut defenisi World Health Organization (WHO) “kematian maternal ialah kematian seorang wanita waktu hamil atau dalam 42 hari sesudah berakhirnya kehamilan oleh sebab apapun, terlepas dari tuanya kehamilan dan tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri kehamilan”. Sebab-sebab kematian ini dapat dibagi dalam golongan yakni yang langsung disebabkan oleh komplikasi–komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas. Angka kematian m...

Gambaran Kejadian Preeklamsi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar (A-0080)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Preeklamsi atau toxemia, adalah suatu gangguan yang muncul pada masa kehamilan, umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Gejala-gejala yang umum adalah tingginya tekanan darah, pembengkakan yang tak kunjung sembuh, dan tingginya jumlah protein di urine. Preeklamsi sering terjadi pada kehamilan pertama dan pada wanita yang memiliki sejarah preeklamsi dikeluarganya. Risiko lebih tinggi terjadi pada wanita yang memiliki banyak anak, ibu hamil usia remaja, dan wanita hamil diatas usia 40 tahun. Selain itu, wanita dengan tekanan darah tinggi atau memiliki gangguan ginjal sebelum hamil juga berisiko tinggi mengalami preeklamsi. (http://www.anlikha.multiply.com/jurnelitern/2k. Diakses tanggal 20 April 2009). Peningkatan angka kehamilan dan kematian ibu di Indonesia masih rnerupakan masalah besar, pada umumnya kematian ibu tersebut berhubungan dengan kehamilan, persalinan dan masa nifas oleh karena itu pelayanan kesehatan h...

Gambaran Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di RSU Pangkep Tahun 2008 (A-0079)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan kesehatan di suatu negara. Kematian ibu dapat terjadi karena beberapa sebab, diantaranya karena anemia . Penelitian Chi, dkk menunjukkan bahwa angka kematian ibu adalah 70% untuk ibu-ibu yang anemia dan 19,7% untuk mereka yang non anemia . Kematian ibu 15-20% secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan anemia. Anemia pada kehamilan juga berhubungan dengan meningkatnya kesakitan ibu. (http://www.bppsdmk.depkes.go.id). Diakses 17 Maret 2009 Anemia karena defisiensi zat besi merupakan penyebab utama anemia pada ibu hamil dibandingkan dengan defisiensi zat gizi lain. Oleh karena itu anemia gizi pada masa kehamilan sering diidentikkan dengan anemia gizi besi. Hal ini juga diungkapkan oleh Simanjuntak tahun 1992, bahwa sekitar 70 % ibu hamil di Indonesia menderita anemia gizi. Menurut World Health Organization (WHO) 4% kematian para ibu di negara yang sedan...

Gambaran Kejadian Ruptura Perineum yang selalu meningkat setiap tahunnya termasuk di Rumah Sakit Umum Daya Makassar 2008 (A-0078)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Ruptura perineum merupakan suatu keadaan dimana terputusnya kontinuitas jaringan yang terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang terjadinya infeksi dan perdarahan sehingga mengakibatkan tingginya morbilitas dan mortalitas ibu. (Wiknjosastro H, 1999). Pada saat ini kematian ibu hamil dan ibu bersalin masih tinggi khususnya di negara-negara berkembang. Di negara miskin sekitar 25 -50% kematian wanita subur disebabkan hal yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Data yang riil tentang AKI di dunia masih sangat sulit diperoleh namun, WHO (World Health Organitation) memperkirakan lebih dan 585.000 ibu pertahunnya rneninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan. Di Asia Selatan wanita kemungkinan 1:18 meninggal akibat kehamilan dan persalinan (Saifuddin, 2002). Di Indonesia berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2003 angka kematian ibu (AKI) berkisar 307 per 100.000 kelahiran hidup atau se...

Gambaran Status Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi (A-0077)

BAB I PENDAHULUAN I. 1 Latar Belakang Pembangunan nasional jangka panjang menitikberatkan pada kualitas hidup sumber daya manusia yang prima. Untuk itu kita bertumpu pada generasi muda yang memerlukan asuhan dan perlindungan terhadap penyakit yang mungkin dapat menghambat tumbuh kembangnya menuju dewasa yang berkualitas tinggi guna meneruskan pembangunan nasional jangka panjang. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi semua orang, agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis (Ranuh, I.G.N. 2008). Imunisasi adalah suatu upaya untuk mendapatkan kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara memasukkan kuman atau produk kuman yang sudah di lemahkan atau di matikan ke dalam tubuh. Dengan memasukkan kuman atau bibit penyakit tersebut diharapkan lebih dapat menghasilkan zat anti yang ad...

Gambaran Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Salewangang Maros (A-0076)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kehamilan merupakan suatu hal yang fisiologi walaupun kehamilan adalah proses fisiologi namun apabila tidak di tangani secara akurat dan benar, keadaan fisiologi akan menjadi patologi dan mengancam keselamatan ibu hamil sehingga dapat mengakibatkan tingginya mortalitas dan morbiditas terhadap ibu dan janinnya. (Bobak, 2004). Berdasarkan penelitian World Health Organization (WHO) di seluruh dunia terdapat kematian ibu sebesar 500.000 jiwa pertahun diperkirakan karena sekitar 127.000 wanita (25%) karena sepsis, 65.000 wanita (12%) hypertensi kehamilan, 38.000 wanita (8%) karena persalinan macet dan hampir 62.000 wanita (18%) karena abortus. Sekitar 20% yang meninggal karena penyakit yang diperberat dengan kehamilan seperti anemia, defisiensi zat besi, hepatitis, TBC, atau penyakit jantung. Penyebab kematian maternal adalah perdarahan 40–60%, infeksi 20–30% dan pre-eklampsia–eklampsia 20 -30 %, sisanya sekitar 5...

Gambaran Faktor Resiko Kejadian Persalinan Caesarea (A-0075)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Persalinan caesarea adalah melahirkan janin melalui irisan pada dinding perut ( laparatomi ) dan dinding uterus ( histerotomi ). Persalinan caesarea merupakan operasi besar yang hanya menjadi pilihan ketika keselamatan ibu dan atau anak terancam. Dan operasi ini dilakukan ketika proses persalinan normal melalui bulan lahir tidak memungkinkan karena komplikasi medis. Sectio caesarea adalah merupakan pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus atau vagina atau suatu histerotomi untuk melahirkan janin dari dalam rahim ( Winkjosastro, 2005 ). Persalinan caesarea tidak ditujukan hanya demi kenyamanan dan kepentingan dokter atau orang tua atau alasan lain yang bersifat sosial. Operasi caesarea harus dilakukan untuk menyelamatkan nyawa ibu yang melahirkan, maka logikanya kemajuan teknologi kedokteran akan membawa perubahan pada jumlah antara Angka Kematian Ibu ( AKI ) yang ...

Gambaran kejadian Abortus Inkomplit di Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Dg Pasewang (A-0074)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Saat ini abortus merupakan salah satu masalah reproduksi yang banyak dibicarakan di Indonesia bahkan di dunia. Masalah abortus perlu di bahas, mengingat abortus merupakan salah satu penyebab terjadinya perdarahan, dan sebagai penyebab langsung kematian ibu / maternal. Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan, dan sebagai batasan digunakan kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram, sedangkan menurut World Health Organization (WHO) batasan usia kehamilan adalah sebelum 22 minggu. (Anonim, 2009). Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2006 tingkat kasus aborsi di Indonesia tercatat yang tertinggi di Asia Tenggara mencapai dua juta kasus dari jumlah kasus yang terjadi di negara-negara Association Of South East Asian Nation (ASEAN) sekitar 4,2 juta kasus pertahun. (http://www aborsi.org.online, diakses 09 April 2010) Pada tahun 2005 Angka Kematian Ibu (AKI)...

Gambaran Pemberian Kolostrum Pada Bayi Oleh Ibu Nifas di RSU Daya. (A-0073)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Faktor keberhasilan dalam menyusui adalah dengan menyusui secara dini dengan posisi yang benar, teratur dan eksklusif. Pemberian Air Susu Ibu ( ASI ) bukan sekedar membuat bayi kenyang, nutrien khususnya membantu otak berkembang optimal. Sementara suasana yang diciptakan akan membentuk anak menjadi pribadi yang tangguh. Anak sehat, cerdas, dan berkepribadian baik dambaan setiap orang tua. Salah satu langkah awal penting untuk mewujudkannya adalah pemberian makanan pertama dengan kualitas dan kuantitas optimal (Purwanti, 2004). Kolostrum adalah cairan pra-susu yang dihasilkan oleh ibu dalam 24-36 jam pertama setelah melahirkan (pasca-persalinan). Kolostrum mensuplai berbagai faktor kekebalan (faktor imun) dan faktor pertumbuhan pendukung kehidupan dengan kombinasi zat gizi (nutrien) yang sempurna untuk menjamin kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan kesehatan bagi bayi yang baru lahir (http://www.wikipedia.com, diakses tanggal 3 Mei 2009). Menurut...

Gambaran Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) (A-0072)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kematian maternal dan perinatal merupakan masalah besar, khususnya di negara berkembang sekitar 98% - 99%, sedangkan negara maju hanya 1%-2%. Menurut laporan World Health Organization (WHO) tahun 2000 kematian perinatal adalah 400 per 100.000 orang atau sekitar 200.000 ribu orang pertahun sehingga kematian perinatal terjadi 1,2-1,5 menit. Kematian perinatal di Indonesia adalah yang tertinggi diantara negara-negara Association South Of East Nation (ASEAN) kejadiannya sekitar 15 kali di Malaysia (Manuaba, 2007). Hampir seluruh dari kematian perinatal adalah bayi lahir mati atau disebut juga Kematian Janin Dalam Rahim(KJDR). Menurut hasil riset kesehatan dasar yang dilakukan Departemen Kesehatan (Depkes) tahun 1997, kematian perinatal terbesar disebabkan oleh kematian janin dalam rahim (31,3%) disusul asfiksia (20,4%) dan prematur (18,7%). (http://www.ziddu.com,2009) Negara-negara barat telah berhasil menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) d...

Gambaran Tentang Kejadian Anemia pada Ibu Hamil yang Dibatasi pada Masalah Umur Ibu, Paritas, dan Pendidikan (A-0071)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan kesehatan di suatu negara. Kematian ibu dapat terjadi karena beberapa sebab, diantaranya karena anemia . Penelitian Chi, dkk menunjukkan bahwa angka kematian ibu adalah 70% untuk ibu-ibu yang anemia dan 19,7% untuk mereka yang non anemia . Kematian ibu 15-20% secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan anemia. Anemia pada kehamilan juga berhubungan dengan meningkatnya kesakitan ibu (Prawirohardjo,2002). Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2007, 20% dari 515.000 kematian maternal di seluruh dunia disebabkan oleh anemia, dan penderita lebih banyak wanita dibanding pria. Menurut laporan pembangunan pada tahun 2007 tercatat angka kematian ibu di beberapa Negara Assosiation South East Asia Nations (ASEAN) seperti di Vietnam 18 per 100.000 kelahiran hidup, di Malaysia 55 per 100.000 kelahiran hidup, Filiphina 26 per 100.000 kelahiran hidup dan Singapu...

Gambaran Kejadian Kehamilan Serotinus di RSUD Pangkep (A-0070)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kehamilan serotinus dahulu tidak dianggap sebagai suatu masalah selain bahwa kehamilan serotinus sering disertai dengan makrosomia dan pelahiran yang sulit. Namun, akhir-akhir ini kehamilan lewat waktu merupakan suatu masalah yang sering dibicarakan berkaitan dengan angka kematian perinatal yang meningkat bermakna sehingga mendorong diadakannya intervensi seperti pelahiran atau penelusuran kesejahteraan janin dalam rahim.(Cunningham, 2001) Insiden kehamilan serotinus sangat bervariasi tergantung pada kriteria yang digunakan untuk diagnosis. Frekuensi yang dilaporkan berkisar 4-14% dengan rata-rata sekitar 10%. Sebagai perbandingan, 11% kelahiran hidup di Amerika Serikat adalah kehamilan preterm yang merupakan penyebab kematian utama dari neonatus, sedangkan kehamilan serotinus sekitar 8%. Dan terdapat kecenderungan bahwa ibu akan mengalami kehamilan serotinus berulang. Di Norwegia, insiden kehamilan serotinus berturutan meningkat dari 10% menjadi ...

Gambaran Tentang Kejadian Anemia pada Ibu Hamil yang Dibatasi pada Masalah Umur Ibu, Paritas, dan Pendidikan. (A-0069)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan kesehatan di suatu negara. Kematian ibu dapat terjadi karena beberapa sebab, diantaranya karena anemia. Penelitian Chi, dkk menunjukkan bahwa angka kematian ibu adalah 70% untuk ibu-ibu yang anemia dan 19,7% untuk mereka yang non anemia. Kematian ibu 15-20% secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan anemia. Anemia pada kehamilan juga berhubungan dengan meningkatnya kesakitan ibu (Prawirohardjo,2002). Menurut WHO (World Health Organization), 20% dari 515.000 kematian maternal di seluruh dunia disebabkan oleh anemia, dan penderita lebih banyak wanita dibanding pria. Menurut laporan pembangunan pada tahun 2007 tercatat angka kematian ibu di beberapa Negara ASEAN (Assosiation South East Asia Nations) seperti di Vietnam 18 per 100.000 kelahiran hidup, di Malaysia 55 per 100.000 kelahiran hidup, Filiphina 26 per 100.000 kelahiran hidup dan Singapura 3 per 10...

Gambaran Pemberian Imunisasi pada Bayi di Puskesmas Balocci Kabupaten Pangkep Tahun 2009 (A-0068)

BAB I PENDAHULUAN I. 1 Latar Belakang Pembangunan Nasional jangka panjang menitikberatkan pada kualitas hidup sumber daya manusia yang prima. Untuk itu kita bertumpu pada generasi muda yang memerlukan asuhan dan perlindungan terhadap penyakit yang mungkin dapat menghambat tumbuh kembangnya menuju dewasa yang berkualitas tinggi guna meneruskan pembangunan nasional jangka panjang. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi semua orang, agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis (Ranuh, I.G.N. 2008). Imunisasi adalah suatu upaya untuk mendapatkan kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara memasukkan kuman atau produk kuman yang sudah di lemahkan atau di matikan ke dalam tubuh. Dengan memasukkan kuman atau bibit penyakit tersebut diharapkan lebih dapat menghasilkan zat anti yang ad...

Gambaran Pengetahuan Bidan Tentang Program Penurunan Kesakitan dan Kematian Ibu dan Bayi di Puskesmas Alliritengae (A-0067)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Menanggapi masalah kematian ibu yang demikian besar, tahun 1987 untuk pertama kalinya ditingkat internasional diadakan konferensi tentang kematian ibu di Nairobi, Kenya terutama di Negara berkembang. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh World Health Organization (WHO) dan dicanangkan Program Penurunan Kesakitan dan Kematian Ibu dan Bayi. Tahun 1999 World Health Organization (WHO) meluncurkan strategi penurunan kesakitan dan kematian ibu pada dasarnya meminta perhatian pemerintah dan masyarakat disetiap Negara untuk lebih berfokus pada penurunan kesakitan dan kematian ibu dan bayi. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia di ASEAN sebesar 307/100.000 kelahiran hidup Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI 2002 – 2003) artinya lebih dari 18.000 ibu tiap tahun atau dua ibu tiap jam meninggal oleh sebab yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas (JS. Khoman, 2006 hal. 120). Pemaparan di atas ...

Gambaran Faktor Yang Memiliki Kontribusi Terhadap Abortus Inkomplit (A-0066)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Abortus merupakan berakhirnya kehamilan sebelum anak dapat hidup di dunia luar tanpa mempersoalkan penyebabnya. Anak baru hidup di dunia luar kalau beratnya telah mencapai lebih dari 500 gram atau umur kehamilan lebih dari 20 minggu. Abortus dibagi kedalam abortus spontan, yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya, dan keguguran ini merupakan kurang lebih 20% dari semua abortus , sedangkan abortus buatan (provocatus), yaitu abortus yang terjadi disengaja, digugurkan, dan 80% dari semua abortus adalah abortus provocatus (Edi Sulaiman, 2002). Dari data World Health Organization (WHO, 2008), insiden abortus sekitar 25%, yaitu satu kejadian dari setiap 4-5 kelahiran. 80% kasus abortus terjadi pada kehamilan bulan ke-2 sampai ke-4. terdapat 4,2 juta abortus dilakukan per tahun. Dari 46 juta aborsi pertahun, 20 juta dilakukan dengan tidak aman, 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13% konstri...

Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswi Kelas 2 Tentang Dismenore (A-0065)

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. (Azwar, 2001) Setiap bulan, secara periodik, seorang wanita normal akan mengalami peristiwa reproduksi, yaitu menstruasi meluruhnya jaringan endometrium karena tidak adanya telur matang yang dibuahi oleh sperma peristiwa itu begitu wajar dan alami sehingga dapat dipastikan bahwa semua wanita normal pasti akan mengalami proses itu. walaupun begitu kenyataannya banyak wanita yang mengalami masalah menstruasi, di antaranya adalah nyeri haid (Dismenore). Angka kejadian Dismenore di dunia sangat besar rata-rata dari 50% perempuan di setiap negara mengalami nyeri haid. Sementara di Indonesia diperkirakan 55% perempuan usia produktif yang tersiksa oleh rasa nyeri selama haid. (Anonim, 2008). Angka kejadian Dismenore tipe primer di Indon...

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Khususnya Siswa SMU Tentang HIV/AIDS (A-0064)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dewasa ini, HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficincy Syndrom) bukanlah suatu masalah yang dapat dianggap enteng lagi. Faktanya, HIV/AIDS mengancam semua lapisan masyarakat. Tua-muda, kaya-miskin, laki-laki, perempuan. Tidak terkecuali generasi muda kita. Terlebih lagi pada remaja-remaja yang tinggal di kota-kota besar yang sangat dekat dengan pergaulan modern. Masalah pergaulan bebas, obat-obatan, kehamilan remaja, sejak dulu merupakan bahaya yang sudah sering terjadi di kalangan remaja yang kurang mendapat bekal keimanan dan pedoman hidup yang cukup. Dan kini AIDS menjadi tambahan ancaman dari sederetan bahaya yang telah disebutkan di atas. Semua masalah tersebut membutuhkan perhatian yang sangat besar oleh seluruh masyarakat. Namun AIDS memerlukan perhatian yang lebih khusus, karena ”hingga kini belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS”. Pada usia remaja, yakni pada usia 15 sampai 25 tahun merupakan masa-masa di mana...

Gambaran Kejadian Berat Bayi lahir Rendah (BBLR) (A-0063)

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Tujuan Pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat 2010 adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya hidup sehat dalam lingkungan dan dengan perilaku sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan Kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat Kesehatan yang optimal di seluruh wilayah Republik Indonesia ( Paradigma Sehat 2001). Kemampuan pelayanan suatu Negara ditentukan dengan perbandingan tinggi rendahnya angka kematian ibu dan angka kematian perinatal. Dikemukakan bahwa angka kematian perinatal lebih mencerminkan kesanggupan satu Negara untuk memberikan pelayanan kesehatan. Indonesia di lingkungan Assosiation Of Earth Asia Nations (ASEAN) merupakan negara dengan angka kematian ibu dan perinatal tertinggi, yang berarti kemampuan untuk memberi...